Kamis, 14 Maret 2013

Serba-Serbi Tentang Persebaya



Revolusi nama PERSEBAYA

Cikal bakal persebaya adalah SIVB yang didirikan pada tanggal  18 juni 1927. SIVB berdiri sebagai tandingan  SVB yang didirikan pemerintah kolonial Belanda. Kalau SVB beranggotakan klub-klub keturunan Belanda  seperti HBS,exelsiou,THOR, Ajax, Zeemacht atau landmacht. Sedangkan SIVB didukung oleh klub-klub pribumi semacam Maroeto, Sinar Kota, PS Hizbul Wathan, Tjahja Laoet, REO, Al fauz . Menjelang masuknya tentara Jepang pada awal tahun 1940 an , SIVB berganti nama menjadi Persibaya (Persatuan sepakbola Indonesia surabaya). Pada awal tahun 1960 an berganti nama menjadi Persebaya. Sejak saat itu nama persebaya di pakai sebagai nama resmi klub kebanggahan arek-arek Surabaya.


Trio lini Depan terhebat Era 1950-an


Pada pertengahan 1940 hingga awal 1950 an , persebaya memiliki Trio penyerang terhebat yang pernah ada dalam kompetisi sepak bola Indonesia . Mereka adalah Liem Tiong Hoo,Bhe Ing Hien dan Tsee San Liong. Memiliki kecepatan,akurasi umpan, tendangan yang mematikan dan haus gol. Trio penyerang ini berperan besar dalam membawa Persebaya juara kompetisi perserikatan berturut-turut 1951 dan 1952.


Trio Belakang Depan terhebat Era 1950-an

Selain memiliki barisan penyerang yang haus gol, persebaya era 1950 an juga memiliki pertahanan yang tangguh. Mereka adalah Sidik, Sidi dan Sadran yang di samping piawai dalam menjaga pertahanan juga dikenal memiliki umpan terukur dan tendangan jarak jauh yang akurat.


Juara kompetisi Perserikatan

Persebaya pernah juara kompetisi perserikatan sebanyak 4 kali pada tahun 1951,1952, 1977-1978 dan 1987-1988. Persebaya yang juara tahun 1951 dan 1952 dilatih oleh Dr. Nawir dengan materi pemain bintang seperti Januar Pribadi, Tse an Liong, sidik dkk saat juara 1977-1978 persebaya di latih oleh J,A Hatu dan M. Basri den punggawa eperti Hadi Ismanto,johny fahamsyah sedangkan pada saat menggenggam tahta tahun 1987-1988 persebaya di arsitek i oleeh M.Mibach, Kusmanhadi dan Nino Sutrisno dengan deretan pemain seperti I gusti  Putu Yasa, Muharram Rosdiana, Rae Bawa


Juara Liga indonesia terbanyak

Persebaya pernah menjadi juara liga indonesia divisi utama sbanyak 2 kali yaitu 1996-1997 dan 2004. ini merupakan terbanyak dalam sejarah liga indonesia yang di mulai sejak 1994. Prsetasi 2 kali juara ini hanya bisa di samai oleh persik kediri . Pada juara edisi 1996 – 1997, persebaya di besut oleh trio pelatih rusdy bahalwan, subodro, dan ibnu graham dengan bintang di antaranya jackson f tiago, yusuf ekodono , sugiantoro dkk. Dan ketika juara tahun 2004 persebaya di arsitek i jackson f tiago dengan materi pemain seperti kurniawan , cristian carasco , danillo fernando dkk, persebaya juga pernah menggenggam juara divisi I tahun 2003 dan 2006.


Julukan Bajul Ijo dan green Force muncul

Pada final kompetisi perseikatan 1987-1988, julukan green force dan bajul ijo mulai di sematkan untuk persebaya. Julukan ini berawal dari permainan persebaya yang fenomenal hingga menembus final. Selain itu persebaya dikenal dengan kostum kebesarannya berwarna hijau, sedangkan buaya ( jawa : bajul) adalah salah satu lambang kota Surabaya. Julukan bajol ijo dan green force ini kemudian di populerkan oleh surat kabar jawa pos dan media lokal terbitan Surabaya.


PERSEBAYA Melawan tim dari luar negeri

Persebaya pernah berhadapan dengan kesebelasan dari luar negeri di antara nya adalah
Tahun 1952 PERSEBAYA vs Timnas Olimpiade Yugoslavia
Tahun 1953 PERSEBAYA vs Sturm Grasz ( Swiss )
Tahun 1954 PERSEBAYA vs Kalmar ( Swedia )
Tahun 1955 PERSEBAYA vs Grasshoppers ( Swiss )
Tahun 1955 PERSEBAYA vs Salzburg ( Austria)
Tahun 1955 PERSEBAYA vs Timnas Malaysia
Tahun 1955 PERSEBAYA vs Lokomotiv Moskow ( Rusia)
Tahun 1955 PERSEBAYA vs Timnas Mozambique
Tahun 1956 PERSEBAYA vs Stade de Reims ( Prancis)
Tahun 1964 PERSEBAYA vs Timnas Uruguay
Tahun 1975 PERSEBAYA vs Ajax Amsterdam ( Belanda)
Tahun 1975 PERSEBAYA vs PSV Eindhoven ( Belanda)
Tahun 1994 PERSEBAYA vs AC milan ( Itali)
Tahun 1995 PERSEBAYA vs PSV Eindhoven ( Belanda)
Tahun 2012 PERSEBAYA vs Kelantan FC ( Malaysia)
Tahun 2012 PERSEBAYA vs QPR ( Inggris)


Stadion legendaris Indonesia

Stadion Gelora 10 Nopember yang terletak di daerah Tambak Sari, Surabaya merupakan salah satu stadion yang bersejarah di indonesia. Stadion yang menjadi kandang persebaya ini dulunya merupakan lapangan sepak bola terbuka. Pada tahun 1969 ketika jatim menjadi tuan rumah PON VII, Danrem kol. Acub Zainal dengan menghimpun dana undian Loto Surya berhasil membangun stadion dengan nama Gelora 10 Nopember. Pada zaman itu ,stadion ini tergolong termegah di tanah air selain Senayan. Pada awal dibangunnya stadion gelora 10 nopember memiliki kapasitas hingga 75.000 penonton, namun setelah mengalami renovasi beberapa kali akhirnya mampu menampung 40.000 penonton.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar